Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 September 2012

Protes Penghinaan Nabi Muhammad Umat Islam Bima Serukan Boikot Amerika



BIMA (voa-islam.com) - Bertempat diLapangan Merdeka Kota Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat, Forum Umat Islam Bima yang tergabung dari berbagai Ormas Islam memulai aksi protes sebagai bentuk perlawanan terhadap pelecehan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam film "Innocence Of Muslim".

Ustad Muhammad Taqiyuddin, salah satu orator dalam aksi yang digelar pada Kamis (20/9/2012) tersebut menyampaikan pernyataan sikap dari Forum Umat Islam Bima. Dalam pernyataan sikap tersebut ada tujuh poin yang disampaikan oleh Forum Umat Islam Bima, diantaranya :


Mengutuk keras pelaku penghinaan terhadap Nabi Muhammad melalui film "Innocence Of Moslim."

Menuntut hukuman mati kepada pelaku pelecehan terhadap Nabi Muhammad melalui film "Innocence of Muslim."
Mengutuk pemerintah Amerika Serikat yang melindungi pelaku penghinaan yang merupakan antek Yahudi.
Menuntut pemerintah Indonesia segera memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat sebagai penjajah negeri Muslim di seluruh dunia.

Menyerukan kepada TNI dan Polri untuk tidak menjadi pembela dan pelindung kepentingan amerika.
Menyerukan kepada seluruh umat Islam memboikot produk Amerika dan Yahudi.

Menyerukan seluruh umat islam untuk bangkit melawan orang-orang kafir yang telah nyata-nyata memusnahkan Islam dan umat islam dieluruh dunia.

Aksi yang berjalan damai tersebut dilaksanakan di beberapa tempat yaitu; di depan restoran siap saji KFC, Polres Kota Bima, DPRD Bima serta Markas TNI. Sekitar pukul 11:15 WITA aksi berakhir dan semua peserta kembali dengan tertib. [Widad/Umar]

http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/09/22/20765/protes-penghinaan-nabi-muhammad-umat-islam-bima-serukan-boikot-amerika/
Read more at http://lenterablogger.blogspot.com/2012/05/cara-buat-artikel-terkait-scroll-bar.html#O8DI5OjM5JsWXsFK.99

Gas Metana Lepas, Kondisi Bumi Darurat



NEW YORK - Bumi dalam keadaan darurat karena pelepasan gas metana dari lapisan es abadi (permafrost) di kawasan kutub yang terus mencair. Efisiensi gas metana dalam menahan radiasi panas Matahari 25 kali lebih kuat dari gas karbondioksida.

Keduanya merupakan gas rumah kaca (GRK) penyebab pemanasan global yang mengakibatkan perubahan iklim. Ada enam jenis GRK yang diidentifikasi para ahli sebagai penyebab pemanasan global. Keenamnya dihasilkan dari aktivitas manusia membakar bahan bakar fosil, dari sampah, serta dari mencairnya lapisan es.

”Penurunan luas lapisan es, antara tahun 1979 dan 2012 sebesar 13 persen per dekade, lebih cepat dari penyusutan enam persen per tahun antara tahun 1979 dan 2000,” ujar ahli kelautan Wieslaw Maslowski dari US Naval Postgraduate School.

Angka tersebut lebih buruk dari perkiraan para ahli sebelumnya. Namun, menurut ahli iklim dari Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) James Hansen, ”Ada kesenjangan antara apa yang diketahui para ahli dan publik. Kita dalam kondisi darurat Bumi,” katanya.

”Jika tren ini berjalan terus, pada akhir dekade ini kita tidak punya laut es lagi,” tambah Maslowski.

Terjebaknya panas Matahari akan memperburuk kondisi perubahan iklim karena suhu atmosfer dan permukaan Bumi berubah.

Emisi gas metana akibat mencairnya permafrost akan mengakibatkan kenaikan suhu permukaan laut. Akibatnya, akan semakin banyak GRK yang lepas karena semakin banyak es mencair.

Menurut ahli lingkungan dari Earth Institute Universitas Columbia, Peter Schlosser, dampak mencairnya es di pucuk kutub sulit dipastikan. Namun, ”Arktik merespons lingkungan dengan cepat dan lebih parah dampaknya dari wilayah lain di bumi ini.”

Dia mengungkapkan, dengan mencairnya es di Arktik, peran aktivitas manusia terhadap perubahan global semakin nyata.

”Di masa depan akan lebih besar lagi dampaknya,” katanya. Jalur laut di utara yang terbuka diincar untuk menjadi jalur pelayaran, sementara aktivitas pengeboran minyak di kawasan tersebut diprediksi akan meningkat. Kedua aktivitas tersebut akan memperparah kondisi Arktik.


 |sumber: kompas Read more at http://lenterablogger.blogspot.com/2012/05/cara-buat-artikel-terkait-scroll-bar.html#O8DI5OjM5JsWXsFK.99

Jumat, 07 September 2012

Mengejutkan! Wajah Perempuan Islam Berusia 700 Tahun Masih Sempurna


Terdapat satu laporan di mana ada penemuan mumia terbaru di China, yang secara kebetulan dijumpai ketika pekerja sedang membina jalan di China bahagian Timur.
Ingin tahu bagaimana wajah perempuan Cina yang berumur 700 tahun? Cuba tengok gambar ini. Penemuan mumia terbaru di China, yang secara kebetulan terjumpa ketika pekerja sedang membina jalan di China bahagian Timur . Yang luar biasa adalah keadaan tubuh si mumia yang masih sangat baik dan utuh. Dikatakan ia milik perempuan pejabat tinggi semasa Dinasi Ming (1368-1644). Ia ditemui di kota Taizhou, Daerah Jiangsu.
 

Read more at http://lenterablogger.blogspot.com/2012/05/cara-buat-artikel-terkait-scroll-bar.html#O8DI5OjM5JsWXsFK.99

Jumat, 17 Agustus 2012

Tradisi Meugang Bagi Rakyat Aceh




Masyarakat Aceh memiliki tradisi unik yang mungkin tak ditemukan di daerah lain Indonesia, dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Tradisi yang telah turun-temurun berlaku di tengah orang itu disebut meugang, yaitu membeli, memasak dan makan daging bersama keluarga.

Meugang dilakukan selama dua hari menjelang datangnya ketiga momentum itu. Selama dua hari itu, warga berbondong-bondong mendatangi pasar di seantero Aceh, untuk membeli daging sapi atau kerbau.

Ameer Hamzah, seorang tokoh masyarakat Aceh, menyatakan, meugang berasal dari kata makmeugang. Gang berarti pasar, dimana terdapat para penjual daging yang menggantung dagangannya di sepotong kayu.

“Pada hari-hari biasa, tak banyak masyarakat mendatangi pasar. Tapi, dua hari menjelang Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, dulu warga ramai-ramai datang ke pasar, sehingga ada istilah makmu that gang nyan(makmur sekali pasar itu). Maka, jadilah makmeugang. Tapi, seiring perkembangan bahasa kata itu menjadi meugang,” katanya, beberapa waktu lalu.
Read more at http://lenterablogger.blogspot.com/2012/05/cara-buat-artikel-terkait-scroll-bar.html#O8DI5OjM5JsWXsFK.99

Antara Perayaan Kemerdaan Republik Indonesia ke 67, Puasa Ramdhan, dan hari raya Idul fitri (catatan dari Kampung)

13451316911491602442



Antara perayaan Kemerdaan Republik Indonesia ke 67, Puasa Ramdhan, dan hari raya Idul fitri

(catatan dari Kampung)

Oleh: Alfigenk Ansyarullah

Besok kita merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 67 ditahun 2012 ini, tapi tak ada lagi kemeriahan di kampung saya, seolah hanya sebuah even biasa, tak seperti dulu, dimana biasanya meriah, bisa jadi karena bersamaan dengan bulan puasa dan hari raya idul fitri, menjadikan perhatian menjadi terbagi dan ada skala priotas, prioitas menghadapi hari raya idul fitri mungkin atau bisa jadi juga panasnya bulan puasa dimusim kemarau saat ini menjadikan orang-orang menjadi malas, sangat panas Kalimantan saat ini, saya tak pernah merasakan panas seperti ini diwaktu kecil saya puluha tahun silam disini.

Namun, sejujurnya selama empat tahun pulang kampong, saya merasa perayaan hari kemerdekaan Negara kita Republik Indonesia tercinta ini semakin hilang kemeriahannya, masyarakat lebih sibuk dengan diri mereka sendiri, anak-anak muda bahkan banyak yang tidak mengerti apa itu kemerdekaan, tidak mengerti sejarah dan minim dalam memahami semangat kemerdekaan itu sendiri.
Read more at http://lenterablogger.blogspot.com/2012/05/cara-buat-artikel-terkait-scroll-bar.html#O8DI5OjM5JsWXsFK.99

Rabu, 15 Agustus 2012

Anggaran Rp 7,8 Miliar HUT RI di Istana Dinilai Terlalu Besar



JAKARTA, KOMPAS.com — Anggaran untuk perayaan HUT ke-67 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2012 di Istana Negara, Jakarta, sekitar Rp 7,8 miliar dinilai terlalu besar. Negara dinilai tak perlu sampai mengeluarkan anggaran sebesar itu hanya untuk acara seremonial.

"Ini sungguh luar biasa dan fantastis hanya untuk sebuah acara seremonial kenegaraan. Memang benar ada yang mengatakan bahwa jangankan sebesar Rp 7,8 miliar, nyawa kita saja harus rela dikorbankan. Tapi bukan untuk acara seremonial seperti ini," kata Uchok Sky Khadafi, Koordinator Advokasi dan Investigasi Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), di Jakarta, Selasa (14/8/2012).

Uchok membandingkan HUT RI di Istana Negara dengan perayaan yang biasa digelar di desa. Dana perayaan diperoleh dengan cara mengumpulkan iuran warga dan digelar dengan sederhana. Begitu pula dengan perayaan di perkotaan. Bedanya, kata dia, terkadang ada sumbangan dari perusahaan yang dekat dengan lingkungan.
Read more at http://lenterablogger.blogspot.com/2012/05/cara-buat-artikel-terkait-scroll-bar.html#O8DI5OjM5JsWXsFK.99

Selasa, 14 Agustus 2012

Partisipasi Tim Indonesia dalam IOAA ke-6 di Brasil




IOAA atau International Olympiads on Astronomy and Astrophysics merupakan olimpiade Astronomi yang digagas oleh Thailand pada tahun 2003 untuk merayakan ulang tahun Raja Bumibol Adulyadej yang ke-80 dan Putri Galyani Vadhana yang ke-84 pada tahun 2007. Karena sang raja menyukai astronomi dan untuk merayakannya negara Gajah Putih tersebut ingin melaksanakan sebuah kompetisi Astronomi Internasional. Dan disanalah IOAA yang pertama berlangsung.

Sampai dengan tahun 2012, IOAA sudah berlangsung untuk yang ke-6 kalinya dan untuk IOAA ke-6 tersebut dilaksanakan di Rio de Janeiro dan Vassouras, Brasil.  Semenjak IOAA yang pertama, Indonesia bukan saja sudah turut serta berpartisipasi sebagai peserta lomba melainkan juga ikut menjadi negara yang menggagas IOAA bersama Thailand. Pada saat pertama dibentuk, Dr. Chatief Kunjaya dari Indonesia diangkat sebagai Sekjen dan pada tahun 2011 di Polandia terpilih sebagai Presiden IOAA.

Read more at http://lenterablogger.blogspot.com/2012/05/cara-buat-artikel-terkait-scroll-bar.html#O8DI5OjM5JsWXsFK.99

Senin, 13 Agustus 2012

tips hemat menjelang lebaran


Menjelang lebaran yang tinggal beberapa hari ini, kita akan melihat suatu keadaan yang menakjubkan, biasanya saat menjelang lebaran yang namanya mall atau tempat belanja ramai bahkan padat dikunjungi pembeli.

Suatu keadaan yang indah bukan, yang menjadi euforia sekarang adalah lebaran haruslah dihiasi dengan pakaian baru, rumah dengan tampilan baru, handphone baru, mobil baru, bahkan istri pun kalau perlu juga baru….(maaf yang terakhir cuma bercanda. 

kenyataan ini saya alami ketika sehari sebelum ramadhan, saya dan teman memutuskan untuk pergi ke supermarket dekat rumah untuk membeli perkakas, begitu masuk ke dalam market,keadaannya padat sekali, hampir tidak ada ruang untuk saya dan teman berjalan dari satu gerai ke gerai lainnya, mayoritas pengunjung membeli keperluan untuk makanan ramadhan dan perlengkapannya. sampai terbersit di pikiran kita, ternyata masyarakat indonesia tidaklah miskin, terbukti dengan padatnya market tersebut, padahal market itu dibangun di tengah-tengah masyarakat ekonomi bawah, termasuk saya tentunya. 

Read more at http://lenterablogger.blogspot.com/2012/05/cara-buat-artikel-terkait-scroll-bar.html#O8DI5OjM5JsWXsFK.99

Tips Sehat Mudik lebaran



KOMPAS.com -  Mudik merupakan budaya masyarakat kita khususnya menjelang lebaran ini. Tujuan mudik sendiri adalah bersilaturahmi bertemu keluarga besar dan kawan lama yang telah lama tidak berjumpa. Oleh karena itu, perjalanan mudik harus dipersiapkan dengan baik agar saat ditempat tujuan kita tetap dalam keadaan sehat.

Hari-hari ini dan sampai menjelang lebaran proses perjalanan mudik sudah dimulai. Oleh karena itu, perjalanan mudik perlu dipersiapkan dengan baik sehingga kita tetap sehat setelah sampai di tujuan. Kelelahan merupakan kondisi yang umum terjadi jika kita melakukan perjalanan darat yang panjang dan lama. Kelelahan berhubungan dengan penurunan daya tahan tubuh dan akhirnya membuat tubuh kita mudah terinfeksi oleh kuman atau virus terutama bakteri dan virus penyebab penyakit infeksi usus (diare) dan penyakit infeksi saluran pernafasan atas (flu, batuk pilek dan sakit tenggorokan).
Read more at http://lenterablogger.blogspot.com/2012/05/cara-buat-artikel-terkait-scroll-bar.html#O8DI5OjM5JsWXsFK.99